Teknik Sipil

Cerita Eksklusif dari TRB Annual Meeting, Ajang Terbesar di Dunia Transportasi

Transportation Research Board (TRB) Annual Meeting, sebuah nama yang membekas dalam telinga para praktisi transportasi internasional. Memasuki usianya yang ke seratus tiga, perhelatan ini terus mewarnai dunia penelitian transportasi dengan inovasi terkini, menggambarkan arah trend penelitian masa depan secara global. TRB, sebagai divisi National Research Council di Amerika Serikat, yang awalnya eksklusif untuk para profesional di Amerika Serikat, berkembang menjadi acara internasional terbesar. Kini, TRB Annual Meeting ke-103 mengisi Walter E. Washington Convention Center, Washington, DC, Amerika Serikat, selama 5 hari pada 7-11 Januari 2024. Berbeda dengan konferensi ilmiah lainnya, TRB Annual Meeting tidak memanjakan pesertanya dengan pembukaan yang mewah, toolkit eksklusif, atau hidangan lezat. Seorang peserta hanya mendapatkan satu bet nama dan satu buku program berisi jadwal serta lokasi orasi ilmiah selama 5 hari. Kalau mau makan, informasi tentang lokasi kantin atau tempat makan terdekat diberikan agar peserta dapat dengan mudah mencari dan membeli makanan sendiri. Sertifikat pun tak diberikan kepada peserta. Meskipun demikian, mahasiswa harus merogoh kocek hampir US$ 500 untuk hadir. Namun, segala keterbatasan itu tidak mengurangi gemerlap pertemuan para profesional transportasi terbesar di dunia. Walter E. Convention Center, sebagai fasilitas elit di pusat ibu kota Amerika Serikat, menghadirkan fasilitas seluas 6.5 hektar dengan peralatan konferensi yang sangat lengkap dan keamanan yang terjaga secara profesional. Salah satu pengalaman yang mencengangkan adalah bertemu langsung dengan tokoh-tokoh yang karya-karyanya menjadi dasar penelitian saya. John Casola, yang mengembangkan metode baru dalam penentuan temperatur pencampuran dan pemadatan aspal (Cosola Method), serta Geoffrey M. Rowe, salah satu pencipta parameter Glover-Rowe yang penting untuk memprediksi keretakan pada aspal. Dan masih banyak lagi para kontributor dalam pembentukan standar ASTM/AASHTO yang akrab di kalangan profesional transportasi, terutama yang berkecimpung dalam bidang material transportasi. Meskipun fokus utama saya selama acara ini adalah seminar dan lokakarya yang berkaitan dengan material aspal, TRB Annual Meeting mencakup seluruh aspek transportasi, mulai dari material, lalu-lintas, kebijakan, hingga aspek sosial kemasyarakatan dalam transportasi. Tidak mengherankan bahwa acara ini berlangsung selama 5 hari, meski setiap harinya memiliki lebih dari 100 sesi paralel secara bersamaan. Saya sendiri hanya diberikan waktu 1,5 jam untuk mempresentasikan penelitian saya dalam bentuk poster pada hari ke-4. Keunikan lain dari TRB Annual Meeting adalah keberagaman pesertanya. Meskipun mayoritas dari 10 ribu peserta adalah akademisi, yang didominasi oleh mahasiswa yang ingin mempresentasikan penelitiannya atau menimba ilmu, selebihnya, peserta berasal dari kalangan profesional seperti kontraktor, konsultan, perusahaan dan pegawai pemerintahan (DOTs = Department of Transportations) – atau di Indonesia, Dinas Pekerjaan Umum. Ini menjadi perbedaan signifikan dengan konferensi ilmiah di Indonesia yang umumnya hanya dihadiri oleh akademisi, dan jika ada pejabat pemerintahan yang hadir, umumnya hanya pada saat pembukaan. Banyak faktor yang menjadikan TRB Annual Meeting sebagai wadah unik di mana peneliti, praktisi, dan pemerintah berkumpul dan berdiskusi dengan antusias. Selain kematangan penelitian, dukungan penuh dari pemerintah Amerika Serikat menjadikan TRB Annual Meeting sebagai ajang yang dinanti oleh para profesional transportasi. Penting untuk dicatat, TRB bukanlah acara yang diadakan oleh salah satu universitas di Amerika Serikat, melainkan oleh lembaga penelitian independen yang didukung oleh pemerintah Amerika Serikat, yaitu National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine (NASEM). Lembaga ini memiliki tugas memberikan masukan kepada pemerintah Amerika Serikat untuk menyelesaikan masalah-masalah kompleks terkait ilmu pengetahuan, keteknikan, dan kesehatan. Kemudian, salah satu acara penting dalam TRB Annual Meeting adalah TRB Committee Meetings, rapat komisi kecil yang terbuka untuk seluruh peserta TRB. Ada sekitar 400 rapat komisi diadakan dalam TRB tahun ini. Setiap komisi ditugaskan secara spesifik untuk membahas perkembangan penelitian di bidang transportasi tertentu dan membahas permasalahan yang dianggap penting untuk dipecahkan ke depan. Hasil pembahasan ini kemudian disampaikan ke badan komisi untuk selanjutnya diteruskan kepada pemerintah. Pemerintah (DOTs) akan merespon usulan ini dengan membuat kebijakan atau membuka penawaran proposal penelitian yang berkaitan dengan hasil rapat komisi TRB. Dan ini menjadikan TRB ajang yang harus dihadiri oleh seluruh profesional transportasi jika ingin tetap update terhadap perkembangan di sektor transportasi dan mengetahui informasi terkini fokus penelitian transportasi ke depan. Secara sederhana, hal ini dapat diibaratkan mirip-mirip dengan alur penyusunan Renstra (Rencana Strategis) di Indonesia, namun melalui pendekatan yang lebih ilmiah dan profesional. Jarak (gap) antara kemajuan penelitian dan penerapan ilmu di Amerika Serikat cenderung kecil, terutama karena para profesional (akademisi, praktisi, dan pemerintah) dapat berdiskusi bersama dalam satu agenda. Hal ini tentu saja jauh dengan kondisi di Indonesia saat ini, sederhana saja, kalau kita bertanya, seberapa banyak penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa dan dosen di Indonesia yang telah dipublikasikan di jurnal ternama, dan berapa persen dari hasil penelitian itu yang benar-benar diaplikasikan di lapangan dan dijadikan standar spesifikasi dalam peraturan pemerintah? Mungkin impian saya terlalu tinggi untuk berharap Indonesia memiliki acara sekelas TRB, yang mampu menyatukan akademisi, praktisi, dan pemerintah untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan yang ada. Namun, kita bisa memulai dari langkah kecil di kampus UNMUHA tercinta ini. Saya mengusulkan agar saat sidang mahasiswa, penguji tidak hanya terdiri dari akademisi, melainkan juga melibatkan praktisi dari kalangan profesional (kontraktor, konsultan, atau perusahaan swasta) dan pemerintahan yang tentu saja harus memenuhi persyaratan sesuai undang-undang yang berlaku. Ini menurut saya dapat membuka wawasan dan sudut pandang yang lebih luas bagi kemajuan bangsa kita dan memperkecil jarak antara kemajuan penelitian dan penerapan hasil penelitian di Indonesia. *Penulis: Firmansyah, ST, MS, IPM, ASEAN Eng (Dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Aceh)

Baca Lengkap »

Tingkatkan Penulisan Karya Ilmiah, Prodi Teknik Sipil Gelar Workshop Chatbot AI

FT UNMUHA – Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) telah berhasil menggelar workshop bertajuk “Chatbot AI dalam Dunia Akademisi: Meningkatkan Kemampuan Penulisan Karya Ilmiah”, Senin, 31 Juli 2023. Acara yang berlangsung di Lantai 2 Gedung Biro ini dihadiri oleh para Dosen dan Staf di lingkungan Universitas Muhammadiyah Aceh. Workshop berlangsung selama 1 hari ini menyajikan pemateri berpengalaman, yaitu Firmansyah, ST, MS, IPM, ASEAN Eng, seorang Cand. Doctoral Degree Civil Engineering dari National Central University (NCU) Taiwan, yang juga seorang Dosen di Program Studi Teknik Sipil Unmuha. Dengan pengalaman dan kompetensinya di bidang ilmu teknik sipil, Firmansyah berhasil menghadirkan perspektif yang menarik dan relevan dalam memanfaatkan teknologi chatbot AI untuk meningkatkan kemampuan penulisan karya ilmiah. Ketua Prodi Teknik Sipil, Ir. Tamalkhani, ST, M.Eng.Sc, IPM, ASEAN Eng, mengatakan dalam workshop ini, peserta diajak untuk menjelajahi berbagai potensi penerapan teknologi chatbot AI di dunia akademisi, terutama dalam meningkatkan kemampuan dalam menulis karya ilmiah yang berkualitas. Peserta dapat memperluas wawasan mereka mengenai bagaimana chatbot AI dapat membantu mempermudah proses penulisan, memberikan referensi, serta menyaring informasi yang akurat dan relevan. Hal ini diharapkan akan memberikan dampak positif bagi kualitas penelitian dan publikasi di lingkungan kampus Unmuha. “Kami sangat antusias melihat antusiasme dan partisipasi yang luar biasa dari para Dosen dan Staf di acara ini. Workshop ini adalah langkah maju dan nyata untuk terus berinovasi dalam mendukung peningkatan kualitas akademisi di Unmuha,” ungkap Ir. Tamalkhani. Workshop bertema “Chatbot AI dalam Dunia Akademisi: Meningkatkan Kemampuan Penulisan Karya Ilmiah” merupakan salah satu bentuk dedikasi Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Unmuha dalam meningkatkan kemampuan akademisi dan memberikan ruang eksplorasi teknologi di era digital. “Semoga hasil dari workshop ini dapat diimplementasikan secara optimal oleh para peserta untuk kemajuan dunia akademisi di Unmuha dan memberikan dampak positif dalam perkembangan ilmu pengetahuan di Aceh,” tuturnya.

Baca Lengkap »

Workshop AI dengan tema “Chatbot AI dalam Dunia Akademisi: Meningkatkan Kemampuan Penulisan Karya Ilmiah”

Banda Aceh, 31 Juli 2023 – Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) telah berhasil menggelar workshop bertajuk “Chatbot AI dalam Dunia Akademisi: Meningkatkan Kemampuan Penulisan Karya Ilmiah”. Acara yang berlangsung di Lantai 2 Gedung Biro ini dihadiri oleh para Dosen dan Staf di lingkungan Universitas Muhammadiyah Aceh. Workshop yang berlangsung selama 1 hari ini menyajikan pemateri berpengalaman, yaitu Firmansyah, ST, MS, IPM, ASEAN Eng, seorang Cand. Doctoral Degree Civil Engineering dari  NCKU (National Cheng Kung University) Taiwan, yang juga seorang Dosen di Program Studi Teknik Sipil Unmuha. Dengan pengalaman dan kompetensinya di bidang ilmu teknik sipil, Firmansyah berhasil menghadirkan perspektif yang menarik dan relevan dalam memanfaatkan teknologi chatbot AI untuk meningkatkan kemampuan penulisan karya ilmiah. Dalam workshop ini, peserta diajak untuk menjelajahi berbagai potensi penerapan teknologi chatbot AI di dunia akademisi, terutama dalam meningkatkan kemampuan dalam menulis karya ilmiah yang berkualitas. Peserta dapat memperluas wawasan mereka mengenai bagaimana chatbot AI dapat membantu mempermudah proses penulisan, memberikan referensi, serta menyaring informasi yang akurat dan relevan. Hal ini diharapkan akan memberikan dampak positif bagi kualitas penelitian dan publikasi di lingkungan kampus Unmuha. “Kami sangat antusias melihat antusiasme dan partisipasi yang luar biasa dari para Dosen dan Staf di acara ini. Workshop ini adalah langkah maju dan nyata untuk terus berinovasi dalam mendukung peningkatan kualitas akademisi di Unmuha,” ungkap Ir. Tamalkhani, ST, M.Eng.Sc, IPM, ASEAN Eng selaku Ketua Program Studi Teknik Sipil Unmuha. Workshop “Chatbot AI dalam Dunia Akademisi: Meningkatkan Kemampuan Penulisan Karya Ilmiah” merupakan salah satu bentuk dedikasi Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Unmuha dalam meningkatkan kemampuan akademisi dan memberikan ruang eksplorasi teknologi di era digital. Semoga hasil dari workshop ini dapat diimplementasikan secara optimal oleh para peserta untuk kemajuan dunia akademisi di Unmuha dan memberikan dampak positif dalam perkembangan ilmu pengetahuan di Aceh.

Baca Lengkap »

Dosen Unmuha Terima Bantuan Dana Pengabdian Masyarakat dari Kemendikbud Ristek Tahap 2 Tahun 2023

BANDA ACEH – Dosen Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) berhasil terpilih mendapatkan bantuan dana pengabdian masyarakat tahap kedua tahun 2023 yang bersumber dari dana hibah dari Kemendikbud Ristek berdasarkan surat bernomor 0557/E5.5/AL.04/2023 tertanggal 6 Juli 2023. Mereka adalah Ir. Tamalkhani, ST, M.Eng,SC, IPM, Asean Eng dari Prodi Teknik Sipil sebagai ketua, Ir. Fatimah Az Zahra, ST, MT, IPM dari Prodi Arsitektur dan Emi Suryani, SE, M.Si dari Fakultas Ekonomi, masing-masing sebagai anggota yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut. Adapun proposal pengabdian masyarakat yang diajukan berjudul “Pemanfaatan Serbuk Arang Tempurung Kelapa sebagai Filler dan Substitusi Styrofoam pada campuran aspal porus di Desa Lamnga Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar”. Sesuai dengan tema dari PKM yang diusulkan tim target yang diharapkan adalah peningkatan pengetahuan dapat meningkat. Salah satunya yaitu untuk memberdayakan masyarakat sekitar sebagai SDM mitra dan memperkenalkan IPTEK kepada mitra untuk pengolahan arang tempurung kelapa menjadi serbuk yang dapat dijadikan sebagai filler, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan memenuhi permintaan pasar. Ir. Tamalkhani, ST, M.Eng,SC, IPM, Asean Eng dalam keterangannya menyampaikan, untuk mendapatkan dana ini, peserta harus melewati proses seleksi PKM melalui laman Bima Kemendikbud Ristek, sebanyak dua tahapan. “Tahap pertama review proposal oleh tim Bima, dan revisi kembali oleh tim PKM. Submit kedua baru lolos pendanaan, setelah pengumuman pendanaan. Tim PKM akan melakukan rapat kerja dan melakukan survey ke lokasi PKM,” ucap Tamalkhani. (Humas)

Baca Lengkap »

BAN-PT Asesmen Lapangan pada Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Unmuha

Banda Aceh – Akreditasi program studi merupakan proses evaluasi dan penilaian secara komprehensif atas komitmen program studi terhadap mutu dan kapasitas penyelenggaraan program Tri Dharma Perguruan Tinggi, guna menentukan kelayakan program studi untuk menyelenggarakan program akademiknya. Berkaitan dengan hal tersebut, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melaksanakan Asesmen Lapangan secara daring terhadap Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Aceh, selama dua hari pada (14-15/11/2022) di Banda Aceh. Tim Asesor yang melakukan asesmen yakni, Prof. Mochammad Teguh, MSCE., Ph.D Dosen Universitas Islam Indonesia Yogyakarta dan Dr. Abdu Gaus, S.T., M.T. Dosen Universitas Khairun Maluku Utara. Tim asesor juga disambut oleh Wakil Rektor, jajaran pimpinan, stake holder, alumni, dan pihak terkait di Aula lantai 2 Gedung Fakultas Teknik. Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Hafnidar A. Rani, ST, MM, IPU, ASEAN Eng, ACPE, menyampaikan terima kasih atas kedatangan Asesor, dukungan dari jajaran pimpinan, dan tim akreditasi. Visitasi ini merupakan penjaminan mutu eksternal prodi Teknik Sipil guna memperoleh pengakuan standar mutu yang sudah ditetapkan oleh BAN-PT. Wakil Rektor I Unmuha, Dr. Fadhlullah, SH, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Asesor, dan berharap agar proses Akreditasi yang dilakukan secara daring ini bisa sukses sesuai harapan. “Semoga proses Akreditasi melalui daring ini bisa berjalan dengan lancar dan mendapatkan predikat akreditasi yang maksimal,” ucap Dr. Fadhlullah dalam pembukaannya. Dr. Fadhlullah berharap kepada asesor untuk dapat membimbing dan memberikan arahan selama proses akreditasi Prodi Teknik Sipil. Tim Asesor BAN PT, Prof. Mochammad Teguh, MSCE., Ph.D mengatakan bahwa tim asesor hanya bertugas untuk mencatat dan mengoreksi secara langsung apa yang telah dilaporkan di Laporan Evaluasi Diri (LED). “Setiap kegiatan yang dilakukan selalu mengacu pada rencana strategi Unit Pengelola Program Studi,” kata Teguh. Selain itu para asesor juga menyampaikan akan melakukan asesmen pada Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) yang berisi indikator kinerja yang mencerminkan pemenuhan atau pelampauan standar nasional pendidikan tinggi. Senada dengan Asesor I, Dr. Abdu Gaus, S.T., M.T. selaku Asesor II, berharap agar asesmen lapangan dapat berjalan dengan lancar sesuai harapan. “Kedatangan kami ke sini adalah silaturahmi dan menjalankan tugas dari BAN-PT. Jadi, dibawa santai saja jangan terlalu tegang agar semuanya bisa lancar, tentu saja dari pihak FT Unmuha diharapkan dapat bekerja sama dengan baik terutama dalam menyiapkan dokumen pendukung yang sudah dituliskan, sehingga hasilnya bisa sesuai yang diharapkan,” ucap Abdu.

Baca Lengkap »

Selesai Doktoral, Dosen Teknik Sipil Unmuha Terbitkan Buku Perdana Tentang Sistem Manajemen Klaim Proyek

TS UNMUHA – Dosen Program Studi (Prodi) Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), Dr. Kemala Hayati, ST, MT, IPM, menerbitkan buku referensi berjudul ‘Sistem Manajemen Klaim Berbasis Sistem Informasi’. “Saya termotivasi menulis buku ini karena sesuai dengan spesifik bidang keilmuan saya. Dalam buku ‘sistem manajemen klaim berbasis sistem informasi’ ini menghasilkan suatu pengembangan kerangka konsep manajemen klaim yang mampu meminimalisir dispute dengan suatu sistem informasi manajemen klaim. Disini saya ingin memaparkan bagaimana mengcreate suatu product system informasi (Web-based) yang terdiri dari: identifikasi risiko dan system preventif, strategi manajemen kontrak, administrasi dan dokumentasi klaim, dan sistem resolusi sengketa konstruksi, yang terintegrasi dalam suatu system informasi berbasis Web dalam bentuk (Executive Information System (EIS) /Rapid Applications Development (RAD)). Dengan begitu, para praktisi dapat mengakses dan menggunakan system ini dalam tahap sebelum terjadi risiko, saat terjadi risiko dan sampai risiko proyek menjadi sengketa. yang berguna sebagai suatu Guidance dalam memanage risiko, strategy manajement contract serta pengelolaan klaim dan sengketa (dispute) konstruksi. Dimana memiliki impact yang cukup signifikan dalam membantu para praktisi industri jasa konstruksi. ” kata Kemala, Selasa, 21 Juni 2022. Selanjutnya Kemala menuturkan bahwa, sistem ini sudah selayaknya kita kembangkan mengingat semua aspek sekarng sudah berbasis digital. Untuk itu, sudah layaknya mengcreate sesuatu yang berbasis website salah satunya, agar dapat memudahkan dan mengefisienkan waktu,” ucapnya. Kemala mengungkapkan, Industri jasa konstruksi merupakan layanan jasa konsultansi konstruksi yang meliputi pengkajian, perencanaan, perancangan, pengawasan, dan manajemen pelaksanaan konstruksi. Kegiatan proyek konstruksi ini sangat kompleks dan memiliki standar-standar yang selalu diperbarui dan teknologi yang semakin berkembang,” ungkap Kemala. Dalam pelaksanaannya, kata Kemala, industri konstruksi memiliki karakteristik ketidakpastian konstruksi yang cukup tinggi, terkait dengan perkembangan proses, metode, teknik konstruksi, dan juga pengaruh kondisi alam dalam pelaksanaan konstruksi tersebut. Sehingga sering terjadi perubahan dan perbedaan dari kesepakatan awal yang telah dituangkan dalam suatu kontrak konstruksi, yang menyebabkan terjadinya klaim proyek sehingga sensitivitas terhadap faktor fundamental dalam proses identifikasi klaim memainkan peranan penting dalam pengelolaan proyek. “Saya menitik beratkan knowledgenya itu terutama kalau ada sengketa konstruksi jadi kita mulai mengidentifikasi dari awal. Jadi dari sistem manajemen resikonya, kemudian bagaimana mengelola manajemen kontrak, artinya ada strategi manajemen kontrak yg mau kita buat,” ungkap Kemala. Kemudian, lanjutnya, bagaimana membuat administrasi dan dokumentasi klaim yg efektif, serta apabila terjadi sengketa dikemudian hari baik di pengadilan, arbitrase, dispute borad dan lainnya, bisa terselesaikan dengan prosedur yang ada. Kemala menjelaskan dalam proses penulisan buku hanya terkendala dengan waktu. Karena disamping sedang menulis dirinya juga mengajar, melakukan penelitian dan pengabdian, dan membimbing mahasiswa tugas akhir. Kemala berharap bukunya menjadi media dalam membantu para akademisi dan praktisi dalam memahami konsep manajemen klaim dan sengketa (dispute) yang berbasis risiko yang terintegrasi dalam sistem informasi. Sehingga akan meningkatkan pengambilan keputusan (decision making) yang lebih baik dan goals proyek tercapai secara optimal.

Baca Lengkap »
Dosen Teknik Sipil Fakultas Teknik UNMUHA

Dosen Teknik Sipil Terpilih sebagai Reviewer Nasional Program Praktisi Mengajar

TS UNMUHA – Salah satu dosen Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA), Dr. Ir. Hj. Hafnidar A. Rani, ST, M.M, IPU, ASEAN Eng, terpilih sebagai reviewer nasional Program Praktisi Mengajar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Hafnidar mengatakan pendaftaran reviewer nasional program praktisi mengajar ini dilakukan melalui tautan link dari Kemendikbud Ristek. Setelah itu diminta upload beberapa dokumen. “Harus bersaing dengan sekitar 1.500 pendaftar lain dari seluruh di Indonesia. Alhamdulillah bisa membawa nama Universitas Muhammadiyah Aceh,” kata Hafnidar, Rabu, 15 Juni 2022. Ia menyampaikan program ini merupakan salah satu dari program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka). Program ini bertujuan untuk menawarkan pengalaman pembelajaran yang lebih dinamis, kompetitif. Kemudian, memberikan kesempatan perguruan tinggi untuk berkolaborasi dengan praktisi dunia kerja dalam menyelenggarakan pembelajaran dengan pendekatan praktis dan aplikatif. Serta Sebagai media menjembatani kesenjangan antara perguruan tinggi dan dunia kerja serta industri. “Dari Unmuha hanya saya yang lulus seleksi. Hari ini 15 juni 2022 dilakukan Bimtek untuk reviewer yang lulus seluruh Indonesia sekitar 330 orang,” ungkap Hafnidar. Hafnidar menjelaskan program ini baru perdana dilaksanakan. Sehingga ini kali pertama dirinya mengikuti program ini. Adapun tugas sebagai reviewer praktisi mengajar adalah Memeriksa kelayakan proposal (A) yang disusun oleh perguruan tinggi pengusul, dengan menggunakan format penilaian yang sudah ditetapkan (rubrik penilaian proposal). Selanjutnya, menetapkan kelayakan perguruan tinggi untuk dapat mengikuti program praktisi mengajar, berdasarkan hasil review. Memeriksa kelayakan proposal (B) yang berisi usulan mata kuliah yang diikutsertakan dalam program praktisi mengajar, berdasarkan format penilaian yang telah disediakan. “Serta memverifikasi kelayakan praktisi yang diusulkan oleh perguruan tinggi dan melaporkan hasil penilaian Proposal (B), sesuai format yang ditetapkan, melalui jaringan yang disediakan,” tutur Hafnidar. Untuk diketahui, Kampus Merdeka (MBKM) merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang memiliki tujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna dalam memasuki dunia kerja sekaligus membentuk sumber daya manusia (SDM) yang unggul melalui pendidikan tinggi. Program praktisi mengajar (selanjutnya disebut “Program PM”) yang merupakan bagian dari program MBKM, bertujuan untuk menutup kesenjangan kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan Industri dan dunia kerja; mendorong kolaborasi perguruan tinggi dan industri, serta mempersiapkan SDM unggul bagi Indonesia dengan membawa sumber daya manusia unggul dari Industri (praktisi) ke dalam kelas untuk berkolaborasi dengan dosen dalam meningkatkan sense of self, kapabilitas dan kompetensi dari mahasiswa.

Baca Lengkap »

Dosen Teknik Sipil Unmuha Terbitkan Buku Referensi Value Engineering

Dosen Program Studi (Prodi) Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), Dr. Ir. Hafnidar A. Rani, menerbitkan buku referensi berjudul ‘Konsep Vaue Engineering dalam Manajemen Proyek Konstruksi’. “Value Engineering atau Rekayasa Nilai merupakan suatu konsep yang sistematis dan terstruktur dalam melakukan analisis fungsi untuk mencapai nilai terbaik pada proyek konstruksi,” kata Dr. Ir. Hafnidar, Rabu, 8 Juni 2022. Ia menjelaskan tahapan rencana kerja Value Engineering yang akan dibahas dalam buku tersebut meliputi, tahap informasi (information phase), tahap kreativitas (creative phase), tahap analisis (analysis phase), tahap evaluasi (evaluation phase), tahap pengembangan (development phase) dan tahap rekomendasi (recommendation phase). “Konsep tersebut fokus terhadap nilai dan fungsi untuk mencapai keseimbangan yang optimum antara waktu, biaya dan mutu,” ungkap Dr. Ir. Hafnidar. Dr. Ir. Hafnidar mengatakan mengingat konsep ini belum optimal diterapkan pada proyek konstruksi di Indonesia, maka melalui buku ini dirinya berharap dapat berkontribusi dalam manajemen konstruksi di seluruh Indonesia. “Karena sangat besar manfaatnya jika konsep ini diterapkan pada proyek konstruksi, para akademisi dan praktisi,” ucapnya. Ia menyadari dalam penyusunan buku ini masih terdapat kekurangan. Namun ia yakin sekecil apapun tulisan dalam buku ini tetap akan memberikan manfaat bagi para pembaca.

Baca Lengkap »

Mahasiswa Prodi Teknik Sipil Field trip ke Proyek Jalan Jantho – Aceh Besar

Mahasiswa Prodi Teknik Sipil Field Trip ke Proyek Jalan Jantho – Aceh Jaya Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) melakukan field trip dan praktek lapangan ke proyek peningkatan jalan Jantho batas Aceh Jaya, Sabtu, 4 Juni 2022. Koordinator kegiatan, Bpk Ir. Jurisman Amin, mengatakan kegiatan tersebut diikuti oleh 32 mahasiswa angkatan 2017-2018 Program Studi Teknik Sipil. Kegiatan field trip ini bertujuan agar mahasiswa lebih memahami terkait proses dasar pembangunan dan mengetahui bagaimana proses dan tahapan yang ada di lapangan seperti jika ada objek proyek tebing, bagaimana tahapan pembuatan tebing tersebut,” kata Ir. Jurisman. Ia mengatakan intinya segala hal sesuatu yang tidak dipahami saat pembelajaran secara teori, bisa ditanyakan langsung saat field trip baik kepada owner, konsultan maupun pelaksana. “Kita field trip selama satu hari disatu titik yakni di proyek jalan Jantho batas Aceh Jaya atau arah ke Lamno.

Baca Lengkap »

Penandatanganan MoA Program Studi Teknik Sipil UNMUHA dan UMUSLIM

Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) dan Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Almuslim (UMUSLIM) melakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA), Jum’at, (28/1) di ruang pertemuan Fakultas Teknik UMUSLIM, Bireuen. Tujuan dari penandatanganan kerja sama ini adalah untuk mewujudkan kegiatan tridharma perguruan tinggi, termasuk kegiatan MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka). Penandatanganan MoA dilakukan antara Ketua Program Studi Teknik Sipil UNMUHA, Ir. Tamalkhani, ST, M.Eng.Sc, IPM, ASEAN Eng dengan Ketua Program Studi Teknik Sipil UMUSLIM, Deni Iqbal, S.ST., MT. Penandatanganan ini juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknik UNMUHA, Dr. Ir. Hafnidar A. Rani, ST, MM, IPU, ASEAN Eng, ACPE beserta jajaran dan Dekan Fakultas Teknik UMUSLIM, Dr. Ir. Romaynoor Ismy, ST.,MT., IP beserta jajaran.

Baca Lengkap »