Artikel

Riset dan Pertukaran Mahasiswa, FT UNMUHA Kerjasama dengan Faculty of Civil Engineering and Built Environment UTHM Malaysia

FT UNMUHA – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) mendatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan Faculty of Civil Engineering and Built Environment Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Selasa, 24 Oktober 2023 di UTHM. Dekan Fakultas Teknik Unmuha, Prof. Dr. Ir. Hj. Hafnidar A. Rani, ST, M.M, IPU, ASEAN Eng, ACPE, mengatakan penandatanganan MoA dengan Faculty of Civil Engineering and Built Environment UTHM untuk memperkuat hubungan di bidang penelitian dan publikasi keteknikan. “Penandatangan MoA ini dalam upaya untuk memajukan hubungan yang kuat di bidang penelitian teknik dan publikasi keteknikan,” kata Prof. Hafnidar. “Dalam hal ini kerjasama meliputi pertukaran staf akademik, pertukaran mahasiswa dan student mobility, kolaborasi riset dan publikasi, konferensi internasional, pelatihan, serta kegiatan lainnya yang telah disepakati,” ungkap Prof. Hafnidar. Prof. Hafnidar berharap dengan menjalin kerjasama ini diharapkan dapat mengimplementasikan apa yang telah disepakati yang tertuang dalam MoA, serta dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Fakultas Teknik UNMUHA.

Baca Lengkap »

Dosen FT Hadiri Rakornas AST PTMA 2023 di Bukittinggi

FT UNMUHA – Sejumlah dosen Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menghadiri Asosiasi Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (AST-PTMA) 2023 23-27 Oktober 2023 di Bukittinggi, Sumatera Barat. Rakornas AST PTMA ini dibuka Gubernur Sumbar yang diwakili oleh Sekdaprov Sumbar, di Hotel Rocky pada Selasa, 24 Oktober 2023. Dalam rakornas ini, selain kegiatan rutin yaitu Forum Dekan dan Forum Kepala Program Studi, maka dilaksanakan juga 7th International Conference on Engineering and applied technology (ICEAT) dan Seminar Nasional Teknologi Terapan (SNTT) XI serta Pekan Kreativitas Mahasiswa Muhammadiyah (PKMM). Dekan Fakultas Teknik Unmuha, Prof. Dr. Ir. Hafnidar A. Rani, ST, MM, IPU, ASEAN Eng, ACPE, menjelaskan agenda tahunan Rakornas ini diikuti 150 orang, 36 Fakultas Sains dan Teknologi se Indonesia dan 19 Perguruan Tinggi sebagai Cohost, FT Unmuha seperti biasa juga ikut andil sebagai Cohost pada kegiatan ini. Dari FT Unmuha dihadiri oleh Dekan Prof. Dr. Hafnidar A Rani, ST, MM, Asean Eng ACPE, Wakil Dekan II, Ir. Fatimah Azzahra, ST, MT, Wakil Dekan III, Ir.Maimunah,. S.T., M. Eng. IPM. ASEAN Eng, dan Kaprodi Teknik Sipil, Dr. Ir. Tamalkhani, ST, M.Eng.Sc, IPM, ASEAN Eng. Rektor UM Sumbar, Dr. Riki Saputra, MA, menjelaskan, UM Sumbar menjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah. Kegiatan skala nasional ini, dilaksanakan untuk memperkuat jejaring kerjasama dan sharing ilmu antara Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah se Indonesia. “Ini adalah pembuktian UM Sumbar selalu bersinergi dengan pemerintah daerah. AST PTMA, terus berkomitmen bersama pemerintah untuk maju mencerdaskan anak bangsa. Kita hidup harus berkolaborasi, sehingga kami UM Sumatra Barat siap menerima masukan yang baik untuk perguruan tinggi agar dapat lebih baik lagi kedepannya,” ujarnya. Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, melalui Sekda, Martias Wanto saat acara Gala Dinner pada malam harinya di Rumah Dinas Walikota, menyampaikan apresiasi dipilihnya Bukittinggi sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakornas AST-PTMA. UM Sumatra Barat, memang tepat menjadi pelaksana dan memilih kota yang penuh sejarah ini. “Saya ucapkan terima kasih telah memilih Bukittinggi sebagai lokasi Rakornas,” ucapnya.

Baca Lengkap »

Fakultas Teknik Unmuha Sambut Delapan Mahasiswa Inbound PMM

FT UNMUHA – Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menyambut delapan mahasiswa dari lima perguruan tinggi di Indonesia sebagai bagian dari Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 3 tahun 2023, di Gedung New Zealand Unmuha, Jumat, 15 September 2023. Para mahasiswa “inbound” ini akan menjalani pengalaman akademik selama satu semester di FT Unmuha. Acara penyambutan ini dihadiri oleh Pj Wakil Dekan II Ir. Fatimah Azzahra, Pj Wakil Dekan III, Ir. Maimunah, KTU, Emmi Suryani, Kaprodi Arsitektur, Henny Marlina, Sekretaris Prodi Arsitektur, Qurratul Aini, Sekretaris Prodi Teknik Sipil, Cut Nawalul Azka serta dosen-dosen pengampu matakuliah yang akan diikuti oleh mahasiswa PMM 3. Wakil Dekan 1 Fakultas Teknik Unmuha, Ir. Wahyuni, M.T, mengatakan pada tahun ini terjadi peningkatan jumlah mahasiswa yang diterima. Tahun ini FT menerima delapan mahasiswa dari lima perguruan tinggi yang berasal dari luar pulau Sumatera. “Kami dengan gembira menerima kehadiran delapan mahasiswa inbound ini. Selamat datang di lingkungan akademik FT Unmuha. Kami berharap semester yang akan dijalani bersama ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi para mahasiswa,” kata Ir. Wahyuni. Ir. Wahyuni menyebutkan adapun nama delapan mahasiswa PMM 3 tahun 2023 yaknik Achmad Kemal Thidriq asal prodi teknik sipil Universitas Madura, Amrozi Amrullah asal prodi teknik sipil Universitas Madura, Cholilur Rohman asal prodi teknik sipil Universitas Madura, Muh Ista asal prodi teknik sipil Universitas Sulawesi Barat, Lismayanti asal prodi teknik perencanaan wilayah dan kota. Kemudian, Wiyana Hendri Wid pendidikan teknik bangunan Universitas Negeri Malang, Muwis Firmansyah asal prodi teknik sipil Universitas Tidar, Dias Lucky Ardiansyah asal prodi teknik sipil Universitas Tidar. Ia juga menyampaikan bahwa mahasiswa PMM ini akan menempuh pendidikan selama 1 semester di FT Unmuha. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengikuti modul nusantara guna mengenal budaya hingga sejarah Aceh.

Baca Lengkap »

Tingkatkan Penulisan Karya Ilmiah, Prodi Teknik Sipil Gelar Workshop Chatbot AI

FT UNMUHA – Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) telah berhasil menggelar workshop bertajuk “Chatbot AI dalam Dunia Akademisi: Meningkatkan Kemampuan Penulisan Karya Ilmiah”, Senin, 31 Juli 2023. Acara yang berlangsung di Lantai 2 Gedung Biro ini dihadiri oleh para Dosen dan Staf di lingkungan Universitas Muhammadiyah Aceh. Workshop berlangsung selama 1 hari ini menyajikan pemateri berpengalaman, yaitu Firmansyah, ST, MS, IPM, ASEAN Eng, seorang Cand. Doctoral Degree Civil Engineering dari National Central University (NCU) Taiwan, yang juga seorang Dosen di Program Studi Teknik Sipil Unmuha. Dengan pengalaman dan kompetensinya di bidang ilmu teknik sipil, Firmansyah berhasil menghadirkan perspektif yang menarik dan relevan dalam memanfaatkan teknologi chatbot AI untuk meningkatkan kemampuan penulisan karya ilmiah. Ketua Prodi Teknik Sipil, Ir. Tamalkhani, ST, M.Eng.Sc, IPM, ASEAN Eng, mengatakan dalam workshop ini, peserta diajak untuk menjelajahi berbagai potensi penerapan teknologi chatbot AI di dunia akademisi, terutama dalam meningkatkan kemampuan dalam menulis karya ilmiah yang berkualitas. Peserta dapat memperluas wawasan mereka mengenai bagaimana chatbot AI dapat membantu mempermudah proses penulisan, memberikan referensi, serta menyaring informasi yang akurat dan relevan. Hal ini diharapkan akan memberikan dampak positif bagi kualitas penelitian dan publikasi di lingkungan kampus Unmuha. “Kami sangat antusias melihat antusiasme dan partisipasi yang luar biasa dari para Dosen dan Staf di acara ini. Workshop ini adalah langkah maju dan nyata untuk terus berinovasi dalam mendukung peningkatan kualitas akademisi di Unmuha,” ungkap Ir. Tamalkhani. Workshop bertema “Chatbot AI dalam Dunia Akademisi: Meningkatkan Kemampuan Penulisan Karya Ilmiah” merupakan salah satu bentuk dedikasi Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Unmuha dalam meningkatkan kemampuan akademisi dan memberikan ruang eksplorasi teknologi di era digital. “Semoga hasil dari workshop ini dapat diimplementasikan secara optimal oleh para peserta untuk kemajuan dunia akademisi di Unmuha dan memberikan dampak positif dalam perkembangan ilmu pengetahuan di Aceh,” tuturnya.

Baca Lengkap »

Unmuha Buka Prodi Baru S1 Manajemen Bencana, Siapa Minat?

FT UNMUHA – Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) membuka program studi baru untuk jenjang sarjana di bidang Manajemen Bencana Fakultas Teknik. Prodi tersebut dibuka setelah keluarnya surat izin dan keputusan dari Kemendikbud Ristek bernomor 592/E/O/2023. Surat keputusan itu diserahkan langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIII Aceh, Dr. Ir. Rizal Munadi, MT, MM, Kamis, 20 Juli 2023 dan diterima oleh Wakil Rektor 1 Unmuha, Dr. Fadlullah, MS. Kepala LLDikti Wilayah XIII Aceh, Dr. Ir. Rizal Munadi, MT, MM, berharap dengan dibukanya prodi baru ini akan ada mahasiswa agar prodi jangan sampai setelah buka kembali ditutup karena tidak ada mahasiswa, “Kami menyambut gembira dibukanya prodi-prodi baru di Perguruan Tinggi yang ada di Aceh. Diusahakan mahasiswa tersedia,” kata Riza. Dekan Fakultas Teknik Unmuha, Prof. Dr. Ir. Hafnidar A. Rani, mengatakan sejak peristiwa tsunami 2004, Aceh sudah menjadi pusat riset kebencanaan sebagai salah satu dasar ilmu pengetahuan di Indonesia. “Untuk itu, Prodi Manajemen Bencana mengambil peran menjadikan pengalaman penanganan bencana di Aceh sebagai salah satu rujukan penting dalam memajukan penguatan sains dan teknologi baik lokal, Indonesia bahkan hingga dunia,” kata Prof. Hafnidar. Prof. Hafnidar berharap prodi manajemen bencana ini mampu berkiprah di tanah air sebagai ahli dalam menganalisis berbagai risiko bencana, menyusun langkah-langkah strategis penanggulangan bencana serta merumuskan berbagai kebijakan dalam upaya meminimalkan dampak risiko bencana secara berkelanjutan. “Saya berinisiatif untuk membuka prodi manajemen bencana dengan SDM yang sangat mendukung di Aceh. Di FT Unmuha sendiri juga sudah terbentuk Disaster Mitigation (DisMig) sejak tahun 2017,” ujarnya Untuk diketahui, Prodi Manajemen Bencana Fakultas Teknik Unmuha ini merupakan prodi jenjang S1 yang kedua di Indonesia dan menjadi prodi yang pertama di Provinsi Aceh. Penyerahan itu juga turut disaksikan oleh Wakil Rektor 2 Unmuha, Almanar, SH, MH dan juga Dekan Fakultas Teknik Unmuha, Prof. Dr. Ir. Hafnidar A. Rani, ST, MM.

Baca Lengkap »

Optimalkan SDM dan Kompetensi, FT Unmuha Kolaborasi dengan SMKN 1 Al-Mubarkeya

FT UNMUHA – Untuk mensinergikan kompetensi dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki siswa, Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menandatangani Memorandum of Agreement, Selasa, 18 Juli 2023. MoA tersebut ditandatangani oleh Dekan Fakultas Teknik Unmuha, Prof. Dr. Ir. Hafnidar A. Rani, S.T., M.M. dan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Al-Mubarkeya Aceh Besar, Sukmanil Fuadi, S.Ag., M. Pd. Dekan FT Unmuha, Prof. Dr. Ir. Hafnidar A. Rani, S.T., M.M, mengatakan penandatanganan MoA ini bertujuan untuk meningkatan kualitas dan kompetensi SDM melalui pelaksanaan kegiatan tri darma perguruan tinggi dalam mengembangkan kualitas pelaksanaan dan pengembangan SDM siswa SMKN 1 Al-Mubarkeya. “MoA ini kita harap dapat meningkatkan kompetensi siswa-siswa SMK Negeri 1 Al-Mubarkeya dibidang keahlian masing-masing. Juga sebagai bentuk implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, siswa SMK magang di FT selama 1 semester,” kata Prof. Hafnidar. Kemudian, lanjutnya, tujuannya juga untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dan kompetensi kualitas yang dimiliki oleh siswa. Prof. Hafnidar menjelaskan salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) ialah saling berkolaborasi untuk meningkatkan sumber daya dan kompetensi. “Kerjasama antara FT Unmuha dan SMKN 1 Al-Mubarkeya ini tentu saja menjadi peluang untuk mendorong keduanya bisa lebih berkembang dalam menjawab kebutuhan pelajar ke depannya,” tutur Prof. Hafnidar. Penandatanganan MoA tersebut turut dihadiri oleh para pimpinan Fakultas Teknik Unmuha, pimpinan SMKN 1 Al-Mubarkeya dan para siswa.

Baca Lengkap »

Hafnidar A. Rani Jadi Profesor Non ASN Pertama di LLDdikti Wilayah XIII Aceh

FT UNMUHA – Dosen tetap yang juga Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), Hafnidar A. Rani, resmi tercatat sebagai Guru Besar (Profesor) pertama non ASN (Aparatur Sipil Negara) di LLDdikti Wilayah XIII Aceh. Hafnidar resmi menerima Surat Keputusan (SK) Jabatan Fungsional Guru Besar yang diserahkan langsung secara oleh Kepala LLDdikti Wilayah XIII Aceh, Dr. Rizal Munadi, Senin, 10 Juli 2023, di Lantai 5 Aula LLDdikti Wilayah XIII Aceh di Banda Aceh. Dalam acara yang turut disaksikan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) Dr. Aslam Nur, MA. Prof. Dr. Hafnidar A. Rani menerima salinan keputusan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi tentang pengangkatannya sebagai Guru Besar. Prof. Dr. Ir. Hafnidar A Rani ST. MM, mengatakan bahwa proses untuk meraih gelar guru besar harus melewati proses yang sangat panjang dan perjuangan yang tidak mudah. “Perjuangan saya untuk mendapatkan gelar ini membutuhkan waktu hingga 5 tahun lamanya, perjalanan ini merupakan perjuangan yang sangat panjang dan juga membutuhkan kesabaran yang sangat ekstra,” kata Prof. Dr. Ir. Hafnidar A. Rani. Prof. Dr. Ir. Hafnidar A. Rani juga mengatakan bahwa proses di LLDikti juga memakan waktu hingga 2 tahun. Ia berharap bahwa gelar yang didapatkan menjadi inspirasi serta memberikan manfaat dan memotivasi dosen lainnya untuk lebih berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di lingkungan perguruan tinggi khususnya di Unmuha. “Saya ucapkan terima kasih kepada LLDikti XIII, Bapak Rektor dan civitas akademika Unmuha yang telah memberi dukungan kepada saya selama ini. Semoga Guru Besar yang saya emban ini memberkahi dan bermanfaat bagi kemaslahatan umat, khususnya bagi kampus Unmuha tercinta,” ujarnya. Untuk ketahui, Hafnidar A. Rani merupakan dosen tetap dan juga Dekan Fakultas Teknik Unmuha, Ia merupakan dosen pertama yang menyandang gelar Guru Besar yang dari Perguruan Tinggi Swasta di Aceh dan juga Guru Besar Non PNS pertama di Aceh. Tentu prestasi ini menjadi sebuah kebanggaan bagi keluarga besar Unmuha.

Baca Lengkap »

LLDikti 13 Aceh Visitasi Kelayakan Pembukaan Prodi S1 Manajemen Bencana FT UNMUHA

FT UNMUHA – Dekan Fakultas Teknik UNMUHA Dr. Ir. Hj. Hafnidar A. Rani, ST, M.M, IPU, ASEAN Eng, ACPE, menerima Visitasi dan Evaluasi Lapangan Pembukaan Prodi Manajemen Bencana Program Sarjana Fakultas Teknik Unmuha dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah 13 Aceh, Kamis, 2 Februari 2023, di Lantai 2 Gedung FKM Unmuha. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah (Unmuha) Aceh, H. Almanar S.H., M.H, MA, Kepala Biro Administrasi Umum Dr. H. Nuzulman, S.E., M. Si. Hadir juga calon Ketua Prodi, Widya Soviana, ST., M.Si, dan calon dosen Prodi Manajemen Bencana Veri Yanti, ST., M.T, Annisa Sri Sugiarti, S.Si., M.Si, Risma Sunarti, S.Si., M.Si, Dzakiyul Mubarak, S.Sos., M.Si, Muhammad Nur Akmal, SE., M.Si, serta undangan lainnya. Visitasi tersebut di ketuai oleh Muhammad Nur, S. Pd., M. Pd, dengan anggota Reza Amanda Putra, S.H, Ita Zahara, S. Sos, M. Si dan Ihsan, S. TH. Dekan Fakultas Teknik UNMUHA Dr. Ir. Hj. Hafnidar A. Rani, ST, M.M, IPU, ASEAN Eng, ACPE, mengatakan Prodi Manajemen Bencana ini sudah kita usulkan lebih awal ditahun 2019, karena belum ada nomenklaturnya Prodi Mitigasi Bencana maka di ubah namanya menjadi Prodi Manajemen Bencana untuk disiplin ilmunya. Menurutnya, bisa saja program ini berada di bawah Fakultas Teknik, fakultas juga sudah melakukan koordinasi serta kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA). Saat ini penunjang yang dimiliki UNMUHA belum semuanya terealisasi, ini sifatnya masih usulan setelah Surat Keputusa (SK) keluar baru dipersiapkan semuanya. “Saat prodi kebencanaan di Indonesia baru ada dua, kita yang kedua. Bencana di Indonesia cukup besar khususnya di provinsi Aceh dan penanganannya sangat minim. Dengan adanya program ini kita bisa fokus menangani bencana. Kata Hj. Hafnidar A. Rani,” tutur Dr. Hafnidar. Ketua tim LLDIktiWilayah XIII Aceh Muhammad Nur, S. Pd., M. Pd, menyampaikan pentingnya kesesuaian data agar proses pelaksanaan kegiatan visitasi dan evaluasi lapangan usulan rekomendasi pembukaan program studi kebencanaan tahap pertama berjalan dengan baik. Setelah pemaparan oleh calon kaprodi Manajemen Bencana UNMUHA Widya Soviana, ST., M.Si, tim LLDIkti Wilayah XIII Aceh memeriksa kelengkapan administrasi dan klarifikasi dokumen serta melanjutkan evaluasi fasilitas yang akan digunakan untuk Prodi Manajemen Bencana di Laboratorium Fakultas Teknik.

Baca Lengkap »

Mahasiswa Teknik Sipil UNMUHA Laksanakan Kegiatan Mengenang 18 Tahun Gempa & Tsunami Aceh

Tanggal 26 Desember 2004 adalah hari terjadinya peristiwa yang maha dahsyat di Aceh, yaitu Gempa dan Tsunami. Peristiwa yang merenggut ribuan nyawa itu menggemparkan bahkan sampai ke mancanegara. Pada kesempatan kali ini Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh (HIMATESIP FT-UNMUHA) Mengadakan sebuah kegiatan yaitu Mengenang 18 Tahun Gempa dan Tsunami Aceh dengan Tema “Bangkit bersama melalui peran keteknik sipilan dalam upaya rekonstruksi kehidupan masyarakat Aceh” di Taman Budaya Banda Aceh, Senin, 26 Desember 2022. Tema yang diusung dalam kegiatan ini sendiri memiliki makna dalam hal memperbaiki kembali seluruh aspek yang ada di masyarakat Aceh tidak hanya bentuk fisik saja namun juga dalam segi mental dalam menghadapi kenangan pahit 18 tahun silam. Agenda tersebut adalah agenda rutin yang dilakukan setiap tahunnya yang diatur dalam program kerja HIMATESIP FT-UNMUHA itu sendiri. Adapun kegiatan itu dilaksanakan pada tanggal 23 sampai 27 Desember 2022 yang didalamnya terdapat beberapa agenda, seperti paduan suara, musikalisasi dan lain-lain. Ketua Pelaksana Kegiatan mengatakan sebelum telah di laksanakan juga kegiatan pembukaan dan Seminar Nasional yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Aceh, serta juga kegiatan aksi sosial yang dilaksanakan di Kuburan Massal Siron. “Ada juga yang menjadi ciri khas dari kegiatan ini ialah pembagian seribu tangkai mawar kepada seluruh masyarakat,” kata Ketua Panitia. Ketua Umum HIMATESIP FT-UNMUHA, Saudara Vandhi Alda, juga menyampaikan bahwa hal yang diidentik dengan kegiatan ini yaitu pembagian seribu mawar dan ini menjadi ikon dari kegiatan yang sudah dilaksanakan semenjak 2014 silam. “Mawar ini dibuat sendiri oleh seluruh mahasiswa dan kepanitiaan yang mana pada pembagian mawar tersebut juga di barengi dengan penggalangan dana yang kemudian di salurkan ke panti asuhan yang ada di kota Banda Aceh,” tuturnya. Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Iskandar, S.Sos, M.Si, mengatakan gempa dan tsunami ini adalah peringatan dan teguran bagi kita agar kita bisa lebih baik kedepannya. Pada acara penutupan ini juga menjadi momentum bagi Dekan Fakultas Teknik Unmuha, Dr. Ir. Hafnidar A. Rani, ST, MM, IPU, ASEAN Eng. ACPE, untuk peluncuran (launching) buku berjudul “Hafnidar Perempuan Aceh Menerjang Badai”, karya Maskur Abdullah, isi dari buku tersebut ialah perjalanan atau kisah ibu Hafnidar dalam menghadapi gempa dan tsunami pada tahun 2004 silam.

Baca Lengkap »

Buku “Hafnidar, Perempuan Aceh Menerjang Badai” Diluncurkan

Banda Aceh – Bertepatan dengan peringatan gempa dan tsunami Aceh ke-18 tahun, Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA), Dr. Ir. Hj. Hafnidar A. Rani, ST, M.M, IPU, ASEAN Eng, ACPE, resmi luncurkan buku berjudul “Hafnidar, Perempuan Aceh Menerjang Badai” di Taman Budaya Banda Aceh, Senin malam, 26 Desember 2022. Peluncuran buku yang menceritakan kisah hidup penyintas tsunami Aceh itu digelar oleh para mahasiswa Fakultas Teknik UNMUHA. Kegiatan ini diisi juga dengan puisi musikal, paduan suara, dan lain-lain. Buku ini ditulis oleh jurnalis senior dan berpengalaman, Maskur Abdullah, didukung Editor, Nurhalim Tanjung dan Editor Bahasa, Ramadhansyah MS serta Asisten Penulis, Kamaruddin dan Sulaiman Achmad. Sementara, untuk desain cover dan layout oleh Siti Fatonah dan foto sampul, Sania LS. Dalam peluncuran, penulis buku, Maskur Abdullah yang juga staf pengajar di LPDS Jakarta itu menyebutkan, Hafnidar mampu berdiri tegak melawan ketakutan dan kegelisahan. Berani menepi ke pantai, bermain dengan laut, dan menyapa ombak seperti semesta telah menyapa kehidupan barunya. “Inilah kisah buku yang kelak ia dedikasikan untuk anak dan cucu-cucunya, bahkan dunia yang telah mengubah hidupnya penuh gembira. Tentu ini semua karena rida dari Allah,” tutur Maskur Abdullah. Penguji kompetensi wartawan ini menyebutkan, menyusunan buku ini memerlukan waktu dua tahun, karena ada jeda ketika Hafnidar harus sibuk dengan kegiatan akademisinya. Namun proses penulisan buku ini telah memberikan dampak luar biasa bagi mental Hafnidar, ketika dia secara signifikan pulih dari traumatiknya. Sang tokoh utama dalam buku ini, Hafnidar A Rani, mengatakan, dia mengapresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras penulis buku ini. Menurutnya, penulis sukses memotret dan mendokumentasikan kisahnya menjadi sajian menarik lewat bahasa jurnalistik. “Sebagai salah satu dari ribuan perempuan Aceh penyintas tsunami yang sempat terdegradasi mental gara-gara traumatis, saya berharap buku ini bisa menginspirasi banyak orang. Saya bangkit karena dukungan penuh keluarga dan sahabat. Inilah poin penting hingga saya bisa melanjutkan pengabdian diri sebagai akademisi,” kata ibu empat orang anak ini. “Kita harus yakin bahwa Allah SWT selalu ada bersama kita, selalu memberi yang terbaik buat ummat-Nya. Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan. “Nothing is impossible.” Di dunia ini tidak ada yang terjadi secara kebetulan. Semua sudah ditulis dalam lauḥul maḥfūẓ.  Kita harus istikharah agar ditampakkan jalan yang benar,” ucap Hafnidar yang menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik UNMUHA Aceh ini.

Baca Lengkap »