September 2022

Fakultas Teknik Unmuha Yudisium 66 Mahasiswa dari Dua Prodi

FT UNMUHA – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) melaksanakan yudisium sarjana semester genap tahun akademik 2021/2022 terhadap 66 mahasiswa Fakultas Teknik dari dua program studi (prodi) yaitu Prodi Arsitektur dan Prodi Teknik Sipil, Kamis 15 September 2022, di Gedung BKOW Banda Aceh. Ketua Panitia Yudisium Sarjana, Ir. Fatimah Azzahra, ST, MT, IPM, dalam laporannya mengatakan jumlah mahasiswa yang di yudisium sarjana semester genap tahun akademik 2021/2022 berjumlah 66 orang dengan rincian dari Prodi Teknik Sipil 53 orang dan Prodi Arsitektur 13 orang. “Ini menjadi kebanggaan bagi kami, tahun ini meningkat yang yudisium dibandingkan tahun sebelumnya,” ucap Ir. Fatimah. Dari total keseluruhan jumlah mahasiswa yang melaksanakan yudisium sarjana, 13 orang dari Prodi Arsitektur dan 53 orang dari Prodi Teknik Sipil. Dari 66 lulusan, tiga diantaranya memperoleh predikat Cumlaude, M. Reza Pahlevi dengan IPK 3,83, Ade Afriza dengan IPK 3,79, dan Dinda Maudyna Arza dengan IPK 3,64. Selain itu, Fakultas Teknik juga memberikan penghargaan kepada 9 mahasiswa yang aktif di lembaga kemahasiswaan, dan penghargaan atas prestasi kepada 7 mahasiswa Fakultas Teknik Unmuha tahun 2021-2022.  7 mahasiswa berprestasi tersebut yaitu, Naufal Sulthana Pazeth, Aysha Dyra Fatahania, Arkha Alif Furkhan, Fadhil Abdurrazak, Ade Afriza, T. Iqbal Faturrahman dan Atha Qadr Marendra. Hadir dalam acara yudisium tersebut Ketua BPH Unmuha, Wakil Rektor I, seluruh Wakil Dekan FT, Alumni, orang tua wali, Kaprodi serta Dosen dan Staf. DekanFT Unmuha, Dr. Ir. Hj. Hafnidar A. Rani, ST, M.M, IPU, ASEAN Eng, ACPE, mengatakan setelah menyelesaikan pendidikan sarjana bukan berarti perjuangan telah berakhir. Ini adalah awal dari perjuangan, mulai menghadapi dunia kerja dan bermasyarakat, yang penuh dengan tantangan dan persaingan. “Kita sudah terbukti kita mampu bersaing di luar. Banyak mahasiswa kita yang mampu bersaing dengan mahasiswa-mahasiswa universitas lain di Indonesia, bukan hanya di Aceh,” kata Dr. Hafnidar. Dr. Hafnidar berharap lulusan FT Unmuha menjadi insan yang memiliki integritas yang mulia, menjadi teknokrat yang menegakkan kebenaran. Kemudian, tidak pernah berhenti menuntut ilmu, melihat persaingan kerja yang semakin ketat. “Kami disini berharap kepada calon lulusan FT Unmuha agar dapat menjunjung tinggi almamater, kemana pun pergi etika kita harus baik dan harus jeli melihat peluang yang ada di jaman serba cepat ini,” ucap Dr. Hafnidar. “Terakhir, semoga apa yang selama ini didapatkan selama kuliah agar dapat diimplementasikan di luar dan berguna untuk masyarakat,” ujar Dr. Hafnidar. Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) Unmuha, Drs. H. Nasrullah Jakfar, mengatakan dirinya yakin bahwa alumni Unmuha akan mampu bersaing di dunia kerja serta tidak akan melupakan universitas dan perserikatan muhammadiyah pada umumnya. “Dan kami berharap para alumni dapat berkiprah di dalam organisasi muhammadiyah. Baik ditingkat provinsi, kabupaten maupun daerah,” ucap Drs. Nasrullah. “Ini benar benar kami harapkan, alumni bisa menjadi penerus yang baik, agar menjadi pemimpin muhammadiyah ke depannya. Ilmu yang anda peroleh apabila tidak diimplementasikan atau dipraktekkan maka dia akan seperti pohon yang tidak berbuah,” tutupnya.

Fakultas Teknik Unmuha Yudisium 66 Mahasiswa dari Dua Prodi Read More »

Fakultas Teknik Unmuha Sambut 6 Mahasiswa Inbound PMM II 2022

FT UNMUHA – Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menyambut 6 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di penjuru Indonesia yang mengikuti program Inbound Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) II 2022 di Ruang 7A RKU New Zealand, Kamis, 8 September 2022. Penyambutan para mahasiswa tersebut dirangkai dalam kegiatan temu ramah yang turut dihadiri Dekan FT Unmuha, Dr. Ir. Hj. Hafnidar A. Rani, ST, M.M, IPU, ASEAN Eng, ACPE dan jajarannya. Program PMM merupakan salah satu bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Unmuha sendiri mulai aktif berpartisipasi pada program PMM II 2022. Sementara pada program PMM 1 2021 belum berpartisipasi. Dekan FT Unmuha, Dr. Hafnidar A. Rani, mengatakan dalam program PMM ini, mahasiswa akan mengikuti kegiatan perkuliahan di FT Unmuha selama satu semester. “Dalam kegiatan ini, mahasiswa program sarjana akan studi ke universitas lain, yang berada di luar provinsi,” kata Dr. Hafnidar. Mahasiswa yang mengikuti program ini, lanjutnya, mengambil mata kuliah yang hampir sama dengan universitas asalnya sebanyak 20 SKS. Kemudian, setelah program selesai selama empat bulan akan di konversikan kembali di kampusnya. “Mereka yang ikut program ini ada syaratnya, ada seleksi dan tesnya, bebas memilih universitas mana saja. Setelah seleksi ada yang lulus ada yang enggak. Program ini dibiayai oleh Kemdikbud, supaya mahasiswa keluar provinsi dan mengenal budaya di provinsi lain,” tegas Dr. Hafnidar. Dr. Hafnidar berhadap program ini bisa membuat mahasiswa saling mengenal budaya dan pendidikan provinsi lain. Pengalaman tersebut akan sangat berharga untuk membentuk soft skill mahasiswa dalam mewujudkan cita-citanya di masa depan. Perwakilan Mahasiswa PMM FT Unmuha, Gumintang Ubaidillah, mengatakan dirinya sangat tertarik dengan program PMM, karena selain bisa belajar juga bisa jalan-jalan gratis sambil mendapatkan pengetahuan mengenai ragam budaya dari provinsi lain.S “Saya tertarik ikut program ini. Karena yang pertama kita bisa jalan-jalan gratis sambil belajar. Kita juga bisa merasakan budaya yang beda dari daerah kita, jadi memperluas wawasan,” tutur Gumintang. Ia menjelaskan alasan memilih PMM di Unmuha karena daftar mata kuliah yang ditawarkan cukup lengkap, sehingga membuatnya tertarik. Selain itu, juga budaya budaya Aceh yang cukup terkenal. Saya sudah seminggu. Selama satu semester, di samping belajar, ada modul nusantara, kita menjelajahi budaya disini seperti mengunjungi tempat bersejarah dan bertemu tokoh adat,” ucap Gumintang. Berikut adalah 6 nama mahasiswa yang mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 2 Tahun 2022 di Fakultas Teknik Unmuha : 1. Nama : Rita Rahmatillah NPM : 2213100458 Dari Universitas : Universitas Madura Dari Fakultas : Teknik (Teknik Sipil) 2. Nama : Gumintang Ubaidillah NPM : 2213100423 Dari Universitas : Universitas Jember Dari Fakultas : Teknik Sipil 3. Nama : Rinda Ayu Fatmawati NPM :2213100456 Dari Universitas : Universitas Merdeka Madiun Dari Fakultas : Teknik Sipil 4. Nama : Ifa Rusanti NPM : 2213100426 Dari Universitas : Universitas Madura Dari Fakultas : Teknik Sipil 5. Nama : Warid Ilzami NPM : 2213100469 Dari Universitas : Universitas Madura Dari Fakultas : Teknik Sipil 6. Nama : Diny Amalia I N NPM : 2213100416 Dari Universitas : Institut Teknologi Nasional Bandung Dari Fakultas : Arsitektur dan Desain

Fakultas Teknik Unmuha Sambut 6 Mahasiswa Inbound PMM II 2022 Read More »

Mengenal 3 Ciri Arsitektur Modern, Mengapa Tak Berlimpah Ornamen?

Sebagian dari Anda pasti pernah mendengar istilah arsitektur modern. Gaya arsitektur ini mulai berkembang pada akhir abad ke-19 ketika terjadi revolusi industri. Mengutip Tempo.co, kemunculan gaya arsitektur modern diawali dari sebuah gedung pencakar langit yang ada di Amerika Serikat. Saat itu, gaya arsitektur ini menjadi respons atas biaya konstruksi yang tinggi dan kurangnya lahan di kota-kota yang ada di Amerika Serikat. Ciri Arsitektur Modern Gaya arsitektur modern berbeda dengan gaya arsitektur lainnya. Arsitektur modern memiliki beberapa ciri-ciri dan berikut ini adalah ciri-cirinya, dikutip dari laman Schumacher Homes. 1. Sedikit ornamen Salah satu ciri paling jelas pada gaya arsitektur modern adalah sedikitnya ornamen pada bangunan rumah. Berbeda dengan gaya arsitektur lainnya yang menggunakan banyak ornamen. Gaya arsitektur modern memandang bahwa ornamen bukanlah sebuah bagian yang penting dalam suatu desain bangunan modern. 2. Ruang terbuka Dalam gaya arsitektur modern, selalu ada ruang terbuka dalam. Hal ini dimaksudkan supaya penghuni rumah bisa merasakan suasana rumah yang tenang dan nyaman. Di samping itu, adanya ruang terbuka juga meberikan sirkulasi udara yang baik di dalam rumah. 3. Jendela besar Gaya arsitektur modern sangat menekankan fungsi dari sebuah bagian yang ada pada bangunan. Jendela kaca besar adalah salah satu hal yang banyak dijumpai pada rumah dengan gaya arsitektur modern. Jendela kaca besar ini berfungsi supaya para penghuni rumah tetap mendapatkan sinar matahari alami meski berada di dalam rumah. Itulah beberapa ciri-ciri dari rumah dengan gaya arsitektur modern.

Mengenal 3 Ciri Arsitektur Modern, Mengapa Tak Berlimpah Ornamen? Read More »