Pimpinan Fakultas Teknik Unmuha Hadiri Konferensi Nasional Teknik Sipil ke-19 dan Munas BMPTTSSI ke-18 di Lombok

Lombok — Wakil Dekan I Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), Dr. Ir. Tamalkhani, ST, M.Eng.Sc, IPM, ASEAN Eng., bersama Ketua Program Studi Teknik Sipil Unmuha menghadiri Konferensi Nasional Teknik Sipil ke-19 (Konteks ke-19) serta Musyawarah Nasional ke-18 Badan Musyawarah Pendidikan Tinggi Teknik Sipil Seluruh Indonesia (BMPTTSSI). Kegiatan bergengsi tersebut dilaksanakan di Lombok pada tanggal 6–8 November 2025.

Konferensi Nasional Teknik Sipil ke-19 menjadi forum ilmiah nasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi teknik sipil dari seluruh Indonesia untuk berbagi hasil riset, inovasi, serta gagasan terbaru dalam pengembangan ilmu dan teknologi teknik sipil. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari pembangunan berkelanjutan, infrastruktur tangguh bencana, hingga pemanfaatan teknologi modern dalam bidang teknik sipil.

Sementara itu, Musyawarah Nasional ke-18 BMPTTSSI menjadi wadah koordinasi dan konsolidasi antar perguruan tinggi penyelenggara pendidikan teknik sipil di Indonesia. Agenda munas mencakup evaluasi program kerja, perumusan kebijakan strategis, serta penguatan jejaring dan kerja sama antar institusi guna meningkatkan kualitas pendidikan tinggi teknik sipil secara nasional.

Dr. Ir. Tamalkhani menyampaikan bahwa keikutsertaan Fakultas Teknik Unmuha dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen institusi untuk terus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, memperluas jejaring akademik, serta berkontribusi aktif dalam pengembangan pendidikan teknik sipil di Indonesia. Kehadiran Ketua Program Studi Teknik Sipil Unmuha juga diharapkan dapat membawa manfaat langsung bagi penguatan kurikulum, penelitian, dan kolaborasi ke depan.

Partisipasi dalam Konteks ke-19 dan Munas BMPTTSSI ke-18 ini diharapkan semakin memperkokoh peran Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh dalam mencetak lulusan teknik sipil yang unggul, profesional, dan berdaya saing nasional maupun internasional.

Komentar