WordPress database error: [Can't create/write to file '/tmp/#sql-temptable-37c86a-2f67d-511.MAD' (Errcode: 117 "Structure needs cleaning")]
SELECT wpft_posts.* FROM wpft_posts INNER JOIN wpft_postmeta ON ( wpft_posts.ID = wpft_postmeta.post_id ) INNER JOIN wpft_postmeta AS mt1 ON ( wpft_posts.ID = mt1.post_id ) WHERE 1=1 AND ( wpft_postmeta.meta_key = '_elementor_priority' AND ( ( mt1.meta_key = '_elementor_location' AND mt1.meta_value = 'elementor_head' ) ) ) AND wpft_posts.post_type = 'elementor_snippet' AND ((wpft_posts.post_status = 'publish')) GROUP BY wpft_posts.ID ORDER BY wpft_postmeta.meta_value+0 ASC

Mahasiswa Fakultas Teknik Unmuha Ikuti Kegiatan Open House TDMRC USK: Pelajari Simulasi dan Teknologi Pemantauan Kebencanaan

Banda Aceh – Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) mengikuti kegiatan Open House Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) – Universitas Syiah Kuala (USK) yang berlangsung selama dua hari, pada Selasa–Rabu, 4–5 November 2025. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat berbagai teknologi dan alat pemantauan kebencanaan yang digunakan dalam riset dan mitigasi bencana di Indonesia.

Sebanyak 22 mahasiswa Fakultas Teknik Unmuha turut serta dalam kegiatan ini, terdiri dari 12 mahasiswa Program Studi Manajemen Bencana, 7 mahasiswa Program Studi Teknik Sipil, dan 3 mahasiswa Program Studi Arsitektur. Mereka didampingi oleh dosen pembimbing, Ibu Veri Yanti, S.T., M.T., yang juga merupakan dosen pada Program Studi Manajemen Bencana.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam pengamatan dan simulasi alat-alat pemantauan kebencanaan yang dimiliki oleh TDMRC. Beberapa kegiatan yang diikuti antara lain:

  1. Simulasi getaran gempa bumi menggunakan Shaking Table, yang memperlihatkan bagaimana struktur bangunan bereaksi terhadap guncangan dengan berbagai intensitas.
  2. Simulasi gelombang tsunami menggunakan Tsunami Wave Flume, untuk memahami dinamika gelombang tsunami dan dampaknya terhadap wilayah pesisir.
  3. Pengamatan pencatatan gempa bumi secara real time di Laboratorium Observasi Gempabumi (Realtime Earthquake Monitoring).
  4. Pengenalan berbagai alat survei kebencanaan, seperti:
    a. Alat pengukuran bawah laut untuk pengukuran bathymetri.
    b. Seismometer untuk mendeteksi aktivitas gempa bumi.
  5. Pengamatan maket Paleo Tsunami, yang menampilkan rekonstruksi kejadian tsunami masa lalu di wilayah Aceh.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh wawasan praktis tentang teknologi dan metode ilmiah yang digunakan dalam mitigasi bencana alam, khususnya gempa bumi dan tsunami.

Ibu Veri Yanti, S.T., M.T. menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami implementasi nyata ilmu kebencanaan yang dipelajari di kampus. “Kunjungan ke TDMRC ini sangat penting untuk menambah pengetahuan mahasiswa tentang sistem peringatan dini dan teknologi mitigasi bencana. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat langsung bagaimana alat-alat tersebut bekerja,” ujarnya.

Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Aceh berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari pembelajaran lapangan, guna meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan mahasiswa terhadap potensi bencana di masa depan.

Komentar